Selasa, 26 Februari 2013

TUGAS Perkuliahan Tahap ke 7


Laporan Aktivitas Belajar
Nama Lengkap
:
RAISA FEBYANITA SYARIF
No. Registrasi
:
1105751311
Alamat email
:
RAISAFEBYANITA@GMAIL.COM
Opsi
:
SISTEM JARINGAN DAN WEBSITE
Tahap Perkuliahan Ke-7     
:
Membuat Aplikasi Windows Form Pada Visual C#
USBJJ
:
SMK MUHAMMADIYAH 1 SANGATA

Aktivitas Belajar Mandiri
Kolom di bawah ini berisi uraian singkat aktivitas belajar rutin saya selama Tahap Perkuliahan ini.
Tahap Perkuliahan Ke-2 :
Tugas kuliah kali ini adalah membuat video dokumentasi yang menjelaskan cara menginstal dan menjalankan Windows 7 melalui VirtualBox. Saya mencoba untuk mempelajari VirtualBox dari bahan kuliah yang kami dapat dari flasdisk ITB yang sudah kami salin sebelumnya. Dengan bahan kuliah yang berupa video tutorial dan software pendamping , saya mencoba menginstal dan mencoba menjalankan Windows 7 di laptop saya.

Tahap Perkuliahan Ke-3 :
Tugas kuliah kali ini adalah membuat video dokumentasi yang menjelaskan cara mengatur proxy di browser IE, cara mengatur IP statik & dinamik pada Network Adapter Windows 7 dan cara mengatur Network Adapter di VirtualBox. Dengan mempelajari materi kuliah yang berupa video panduan di Learning Path, saya mendapatkan 3 pokok bahasan dalam perkuliahan kali ini. Yang pertama adalah Proxy, kemudian alamat IP dan pengalamatan alamat IP. Dengan mencari bahan referensi lainnya saya lanjutkan ke tahap pembelajaran selanjutnya.

Tahap Perkuliahan ke-4 : 
Tugas perkuliahan kali ini yaitu menjalankan perintah dasar linux. Di sini saya menggunakan Linux Destra Slitas yang saya copy karena filenya dari teman dan kapasitasnya yang kecil berkapasitas 34,7 MB. Karena file yang kami copy dari instruktur corrupt dan tidak dapat digunakan.

Tahap perkuliahan ke-5 :
 Pada kesempatan kali ini saya menggunakan distro debian, salah satu distro yang sudah sangat terkenal dengan kestabilannya. Hal ini saya lakukan karena debian memiliki lebih banyak fitur dan merupakan syarat tugas kali ini dibandingkan dengan slitaz yang telah saya terlebih dahulu .

Tahap Perkuliahan ke-6 :
Memasuki tahap perkuliahan ini, saya berusaha untuk mencari sumber bahan referensi lain selain dari video materi yang sudah kita terima. “Pemrograman” adalah istilah yang menurut saya adalah materi yang paling sulit selama mengikuti perkuliahan ini, utamanya karena hampir semua referensi yang saya dapat mengacu pada Bahasa C++ yang menjadi akar dari Bahasa C# ini.
Pemrograman bahasa C# sedikit banyak mengacu pada bahasa C++ , merupakan salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan di level industri dan oleh developer-developer software. Mengacu pada video materi tentang pemrograman dengan menggunakan bahasa C# , terlebih dahulu saya menginstal Visual Studio 2010 Express yang disertakan dalam software pendukung.
Kolom di bawah ini berisi uraian singkat aktivitas saya di USBJJ selama Tahap Perkuliahan ini.
Tahap Perkuliahan Ke-2 :
Usaha saya menginstal dan mencoba VirtualBox saya lanjutkan dengan menjalankan Windows 7 melalui VirtualBox. Ternyata saya berhasil dan kemudian pada tahap perkuliahan rutin di kampus USBJJ saya dan teman-teman kuliah yang hadir mencoba untuk sharing pengalaman dalam materi perkuliahan kali ini. Kami mencoba menggali lebih jauh mengenai fungsi dan fasilitas yang ada di VirtualBox diantaranya dengan mencoba menghubungkan VirtualBox dengan flashdisk usb sehingga dapat dikenali di lingkungan virtual dan juga menghubungkan Ethernet yang ada di masing-masing mesin Host dan mesin Guest nya sehingga mesin Host dan mesin Guest dapat terhubung dalam Lan atau jaringan.

Tahap Perkuliahan Ke-3 :
Pada perkuliahan rutin di kampus USBJJ kami membahas materi kuliah dengan di pandu oleh instruktur USBJJ. Membahas pengertian Proxy, alamat IP dan juga pengalamatan IP dimana ketiganya merupakan materi dasar sistem jaringan dan website. Kami kemudian berusaha menghubungkan Ethernet yang ada di Host dan Guest nya sehingga mesin Host dan mesin Guest dapat terhubung dalam Lan atau jaringan. Sebenarnya ini juga merupakan jaringan komputer (LAN) pertama kami walaupun hanya menggunakan VirtualBox sebagai PC kedua dalam syarat minimal membangun jaringan PC.

Tugas Perkuliahan ke-4 : 
Tahap kuliah kali ini mahasiswa di ajarkan bagaimana cara menginstall Linux menggunakan mesin virtualbox, dan juga pembimbing menjelaskan apa-apa saja yang ada apada Linux dan menjelaskan tahap yang ada pada linux.

Tahap Perkuliahan ke-5 :
 Pada tanggal 12 Maret 2013 kami berkumpul di USBJJ untuk sharing dengan teman- teman membahas tugas yang diberikan, tugas kali ini  yaitu untuk menjelaskan cara mengatur proxy di browser IE, cara mengatur IP statik & dinamik pada Network Adapter dan cara mengatur Network Adapter VirtualBox; tugas ini hampir sama yaitu ketika kami diminta melakukannya di windows 7 sedangkan tugas kali ini kami melakukannya di system operasi linux Distro Debian.

Tahap Perkuliahan Ke-6 :
Visual Studio Express 2010 yang kami install menyediakan fungsi sebagai program editor bagi bahasa C# dan juga berfungsi sebagai compiler nya. Mengacu pada video materi yang disediakan kami mencoba untuk mempraktekkan menulis program pertama kami menggunakan Visual Studio Express 2010.
Cakupan pertama program yang kami buat masih berkisar pada Console Applications, artinya hanya berjalan pada level Console Command Window, belum ke Windows Applications.

Tahap Perkuliahan Ke-7
Pada tugas perkuliahan ke-7 ini saya harus membuat pemrograman C# berbasis Windows Forms Applicationa beda dengan sebelumnya yang berbasis Console Applications. Keduanya sama-sama berbasis Windows tetapi Windows Form Applications berbasis GUI (Graphic User Interface) atau antar muka pengguna berbasis grafik, di mana satu program paling sederhana bisa terdiri dari Form dan Button.
Kolom di bawah ini berisi kendala-kendala yang saya hadapi selama Tahap Perkuliahan ini.



Rangkuman Materi Perkuliahan
Kolom di bawah ini berisi rangkuman materi perkuliahan yang telah saya pelajari dan pahami selama Tahap Perkuliahan ini.
Tahap Perkuliahan Ke-2 :
VirtualBox adalah aplikasi virtualisasi cross-platform. Artinya dapat diinstal pada mesin Intel atau AMD yang ada berbasis komputer, tidak masalah jika dijalankan Windows, Mac, Linux atau sistem operasi Solaris. VirtualBox juga dapat  memperluas kemampuan komputer yang ada sehingga dapat menjalankan beberapa sistem operasi (dalam mesin virtual) pada waktu yang sama. Jadi, misalnya, kita dapat menjalankan Windows dan Linux di Mac, menjalankan Windows Server 2008 pada server Linux Anda, menjalankan Linux pada PC Windows Anda dan sebagainya. Anda dapat menginstal dan menjalankan mesin virtual sebanyak yang Anda suka, satu-satunya pembatas praktis hanya ruang hardisk dan memori.
VirtualBox tampak sederhana namun juga powerfull, karena dapat berjalan di mana-mana dari embedded system kecil atau mesin kelas desktop sampai ke datacenter dan bahkan lingkungan Cloud.
Mengapa virtualisasi berguna?
1.    Menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan. VirtualBox memungkinkan untuk menjalankan lebih dari satu sistem operasi pada suatu waktu. Dengan cara ini,kita dapat menjalankan perangkat lunak yang ditulis untuk satu sistem operasi yang lain (misalnya, perangkat lunak Windows di Linux atau Mac) tanpa harus reboot untuk menggunakannya. Karena kita dapat mengkonfigurasi apa jenis hardware "virtual" yang harus disampaikan kepada masing-masing sistem operasi tersebut, kita dapat menginstal sistem operasi lama seperti DOS atau OS / 2 bahkan jika hardware komputer tidak lagi didukung oleh sistem operasi
2.     Dengan menggunakan fitur lain VirtualBox disebut "snapshot", seseorang dapat menyimpan keadaan tertentu mesin virtual dan kembali ke keadaan itu, jika perlu. Dengan cara ini, seseorang dapat dengan bebas bereksperimen dengan lingkungan komputasi. Jika sesuatu berjalan salah (misalnya setelah menginstal software nakal atau terinfeksi dengan virus), orang dapat dengan mudah beralih kembali ke snapshot sebelumnya dan menghindari kebutuhan backup yang sering dilakukan.
3.    Virtualisasi secara signifikan dapat mengurangi biaya hardware dan listrik. Sebagian besar waktu, komputer saat ini hanya menggunakan sebagian kecil dari potensi kekuatan mereka dan rata-rata berjalan dengan beban sistem yang rendah. Banyak sumber daya perangkat keras serta listrik sehingga terbuang.
4.      Mesin Virtual adalah sarana yang paling tepat untuk proses belajar, dengan faktor resiko yang hampir tidak ada kita bisa dengan bebas mengeksplorasi kemampuan sistem operasi yang kita instal.

Tahap Perkuliahan Ke-3 :
Proxy.

Proxy adalah suatu aplikasi yang menjembatani antara client dengan ISP. Server proxy berperan sebagai pembatas keamanan antara jaringan internal dengan Internet, menjaga agar orang lain di Internet tidak mengakses informasi yang disimpan pada jaringan internal. Mengatur proxy pada Internet Explorer menggunakan server proxy melalui koneksi Local Area Network (LAN), serta memberikan daftar proxy yang didukung oleh Internet Explorer. Fungsi lain proxy adalah untuk menyimpan cache. Apabila sebuah LAN menggunakan proxy untuk berhubungan dengan Internet, maka yang dilakukan oleh browser ketika user mengakses sebuah url web server adalah mengambil request tersebut di proxy server. Sedangkan jika data belum terdapat di proxy server maka proxy mengambilkan langsung dari web server. Kemudian request tersebut disimpan di cache proxy. Selanjutnya jika ada client yang melakukan request ke url yang sama, akan diambilkan dari cache tersebut. Ini akan membuat akses ke Internet lebih cepat.

IP Statik dan IP Dinamik.

IP statik, yaitu IP yang dedicated pada sebuah PC, komputer atau perangkat networking lainnya (misal router). Pengalamatan IP statik adalah pemberian alamat IP yang tidak pernah berubah dengan cara mengeset secara manual pada sebuah device/perangkat. Alamat IP statik penting karena server memakai alamat IP ini dan mungkin mempunyai pemetaan DNS yang menunjuk kepada server tersebut, dan biasanya memberikan informasi kepada mesin lain (seperti email server, web server, dll. ). Blok alamat IP statik mungkin diberikan oleh ISP, baik dengan permintaan atau otomatis bergantung pada cara kita  terhubung ke Internet.

IP dinamik, yaitu IP yang alokasi IP nya bisa berubah-ubah, biasanya IP dinamik diberi secara otomatis menggunakan protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), atau Point-to-Point Protocol (PPP), bergantung pada tipe sambungan Internet. Node yang menggunakan DHCP terlebih dulu meminta alamat IP dari jaringan, dan otomatis mengkonfigurasi antar muka jaringannya. Alamat IP bisa diberi secara acak dari sebuah kumpulan alamat IP dari ISP.

Tahap Perkuliahan Ke-4 : 
Linux merupakan sistem operasi berbasiskan text, dimana setiap pengkonfigurasiannya kebanyakan menggunakan terminal jika pada windows disebut dengan command prompt.
berikut berbagai Kumpulan Perintah Dasar Linux beserta fungsinya:
adduser = Tambah pengguna ke sistem
addgroup = Tambah grup ke sistem
alias = Buat sebuah alias
apt-get = Cari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)
awk = Cari dan Ganti teks, database sort / validate / index
berikut berbagai Kumpulan Perintah Dasar Linux beserta fungsinya:
adduser = Tambah pengguna ke sistem
addgroup = Tambah grup ke sistem
alias = Buat sebuah aliasapt-get = Cari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)awk = Cari dan Ganti teks, database sort / validate / index bash = GNU Bourne-Again Shell
bg = Kirim ke latar belakang
break = Keluar dari sebuah loop
builtin = Jalankan shell builtin
bzip2 = Compress atau dekompresi file bernama (s)
 
cal = Tampilkan kalender
case = kondisional melakukan perintah
cat = Menampilkan isi file
cd = Mengganti Directori
cfdisk = Tabel partisi manipulator untuk Linux
chgrp = Mengubah kepemilikan grup
chmod = Mengubah izin akses
chown = Mengubah pemilik file dan grup
chroot = Jalankan perintah dengan direktori root yang berbeda
clear = Hapus layar terminal
cmp = Membandingkan dua file
comm = Bandingkan dua file diurutkan baris demi baris
command = Jalankan perintah – shell mengabaikan fungsi
continue = Resume iterasi berikutnya dari suatu loop
cp = Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
cron = Daemon menjalankan perintah yang dijadwalkan
crontab = Jadwalkan perintah untuk menjalankan di lain waktu
csplit = Split file ke dalam konteks – potongan ditentukan
cut = membagi file menjadi beberapa bagian
 
date = Menampilkan atau mengubah tanggal & waktu
dc = Desk Kalkulator
dd = Mengkonversi dan menyalin file, menulis header disk, boot record
ddrescue = Alat untuk memperbaiki data
declare = Deklarasikan variabel dan memberi mereka atribut
df = Tampilkan ruang disk
diff = Tampilkan perbedaan antara dua file
diff3 = Tampilkan perbedaan di antara tiga file
menggali = DNS lookup
dir = Daftar isi direktori singkat
dircolors = Warna setup untuk `ls ‘
dirname = Convert semua pathname ke beberapa path
dirs = Tampilkan daftar direktori yang diingat
dmesg = Mencetak pesan-pesan kernel & driver
du = Perkiraan penggunaan kapasitas file

echo = Tampilkan pesan di layar
egrep = Cari file untuk baris yang sesuai dengan ekspresi yang diperpanjang
eject = Mengeluarkan media removable
enable = Mengaktifkan dan menonaktifkan perintah shell builtin
ethtool = Pengaturan kartu Ethernet
eval = Evaluasi beberapa perintah / argumen
exec = Menjalankan perintah
exit = Keluar dari shell
expect = mengotomatiskan aplikasi yang bebas diakses melalui terminal
expand = Convert tab ke spasi
eksport = Set variabel lingkungan
expr = Evaluasi ekspresi

fdformat = Tingkat rendah format sebuah floppy disk
fdisk = tabel partisi manipulator untuk Linux
fg = Kirim pekerjaan untuk foreground
fgrep = Cari file untuk baris yang cocok dengan string yang tetap
file = Tentukan jenis file
find = Cari file yang memenuhi kriteria yang diinginkan
fmt = Format ulang tipe teks
fold = Wrap teks agar sesuai dengan lebar tertentu.
for = Memperluas kata-kata, dan menjalankan perintah
format = Format disk atau kaset
free = Tampilkan penggunaan memori
fsck = Memeriksa dan memperbaiki sistem File konsistensi
ftp = File Transfer Protocol
fuser = Identifikasi / memutuskan proses yang sedang mengakses file

grep = Cari file untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
group = Cetak nama grup pada pengguna
gzip = Compress atau dekompresi nama file

hash = Mengingat  seluruh pathname dari sebuah nama argumen
head = Output bagian pertama dari file
help = Tampilkan bantuan untuk perintah built-in
history = Perintah history
hostname = Cetak atau mengatur nama sistem

id = Cetak user dan grup id
if = melakukan perintah kondisional
ifconfig = Konfigurasi antarmuka jaringan
ifdown = Menghentikan antarmuka jaringan
ifup = Memulai antarmuka jaringan keatas
import = Menangkap layar server  X dan menyimpan sebuah gambar ke file
install = Menyalin file dan mengatur atribut
.
join = gabung garis pada field umum

kill = Memberhentikan proses yang sedang berjalan
killall = Memberhentikan proses oleh nama

less = Tampilan output satu layar pada satu waktu
let = Melakukan aritmatika pada variabel shell
ln = Membuat hubungan antara file
local = Membuat variabel
locate = Cari file
logname = Cetak nama login
logout = Keluar dari sebuah login shell
look = Tampilan baris yang dimulai dengan string tertentu
lpc = Program Kontrol  jalur printer
lpr = Off line print
lprint = Mencetak  file / Print file
lprintd = Abort pekerjaan print
lprintq = Daftar antrian print
lprm = Hapus pekerjaan dari antrian print
ls = List informasi tentang file
lsof  = List membuka file

make = Sekelompok Kompilasi ulang dari program
man = Bantuan manual
mkdir = Membuat folder baru
mkfifo = Membuat FIFOs (bernama pipa)
mkisofs = Buat hybrid ISO9660/JOLIET/HFS filesystem
mknod = Membuat blok atau karakter file khusus
more = Tampilan output satu layar pada satu waktu
mount  = Mount  file system
mtools = Memanipulasi file MS-DOS
mv = Memindahkan atau mengubah nama file atau direktori
mmv = Pindahkan massa dan mengubah nama (file)

netstat = Informasi Jaringan
nice = Mengatur prioritas perintah atau pekerjaan
nl = Nomor baris dan menulis file
nohup = Jalankan perintah kebal terhadap hangups
nslookup = Query Internet menyebut server secara interaktip

open = membuka file dalam aplikasi default
op = Operator akses

passwd Memodifikasi password user
paste = Menggabungkan baris file
pathchk  = Periksa nama file portabilitas
ping = Test sambungan jaringan
pkill = memberhentikan proses running
popd = Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang
pr  = Siapkan file untuk dicetak /print
printcap = kemampuan pencetak Database
printenv = Cetak variabel lingkungan
printf  = Format dan mencetak data
ps = Status Proses
pushd = Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
pwd = Cetak direktori kerja

quota = Tampikan penggunaan disk dan membatasinya
quotacheck  = Meneliti sistem file untuk penggunaan disk
quotactl = Set kuota disk

ram =  perangkat disk ram
rcp = Salin file antara dua mesin
read = Membaca baris dari standar input
readarray = Baca dari stdin ke variabel array
readonly  = Menandai variabel / fungsi sebagai readonly
reboot = Reboot sistem
rename = Ubah nama file
renice = Ubah prioritas dari proses yang berjalan
remsync = Sinkronisasi remote file melalui email
return = Keluar fungsi shell
rev = Membalikkan baris dari sebuah file
rm = Menghapus file
rmdir = Remove folder
rsync = Remote file copy (Synchronize file pohon)

screen = Multiplex terminal, run remote shells via ssh
scp = Secure copy (remote file copy)
sdiff  = Menggabungkan dua file secara interaktif
sed = Stream Editor
select = Menerima input keyboard
seq = Print urutan numeric
set = Memanipulasi variabel shell dan fungsi
sftp = Secure File Transfer Program
shift = Pergeseran parameter posisi
shopt = Pilihan shell
shutdown = Shutdown atau restart linux
sleep = Delay/penundaan untuk jangka waktu tertentu
slocate = Cari file
sort = Mengurutkan file teks
source = Jalankan perintah dari file `.”
split = Split file ke dalam fixed-potong
ssh = Secure Shell client (remote login program)
strace = Trace sistem panggilan dan sinyal
su = Gantikan identitas pengguna
sudo = Jalankan perintah sebagai user lain
sum = Mencetak checksum untuk file
symlink  = Buatlah nama baru untuk file
sync = Sinkronisasi data pada disk dengan memori

tail = Output bagian terakhir file
tar = Tape Archiver
tee = Redirect output ke beberapa file
test = Evaluasi ekspresi kondisional
time = Program Mengukur waktu running
times = User dan sistem waktu
touch = Ubah file timestamps
top = Daftar proses yang berjalan pada sistem
traceroute = Trace Route to Host
trap = Jalankan perintah ketika sebuah sinyal adalah set (Bourne)
tr = Translate, squeeze, dan / atau menghapus karakter
true = Tidak melakukan apapun, berhasil
tsort = Topologi sort
tty = Print filename dari terminal pada stdin
type = menjelaskan perintahulimit  = Batasi pengguna resources (sumber daya)
umask = Para pengguna menciptakan file tersembunyi
umount = Unmount (tidak menaiki) perangkat
unalias = Hapus alias
uname = Informasi sistem print
unexpand = Convert spasi untuk tab
Uniq = Uniquify file
until = Mengeksekusi perintah (sampai error)
useradd = Membuat akun user baru
usermod = Memodifikasi  akun user
users = Daftar para pengguna yang sekarang ini login
uuencode = Encode file biner
uudecode = Decode file yang dibuat oleh uuencode

v = Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vdir = Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vi = Text Editor
vmstat = Laporan statistik memori virtual

watch = Mengeksekusi / menampilkan sebuah program secara berkala
wc = Cetak byte, kata, dan baris menghitung
whereis = Cari pengguna $ path, halaman manual dan file source untuk program
which = Cari pengguna $ path untuk file program
while = Jalankan perintah
who = Cetak semua nama pengguna yang sedang log in
whoami = Cetak pengguna saat ini dan nama id ( `id-un ‘)
wget = Ambil halaman web atau file melalui HTTP, HTTPS atau FTP
write = Mengirim pesan ke pengguna lain

xargs = Jalankan utility, melewati daftar argumen yang dibangun

yes = Cetak string sampai di interrupt

Tahap Perkuliahan Ke-5 :
Tugas yang kami peroleh dari elearning adalah :
  • ·         cara mengatur proxy di browser IE atau browser yang ada di debian, 
  • ·         cara mengatur IP statik & dinamis pada network interface Debian dan
  • ·         cara mengatur Network Adapter VirtualBox,

secara teknis tidak ada perbedaan saat mengatur proxy di Linux Debian maupun di Windows,
Tahap Perkuliahan Ke-6 :
C# (dibaca "C Sharp") merupakan bahasa pemrograman modern yang berorientasi objek.  Secara sintaks C# mirip dengan bahasa-bahasa keluarga C seperti C, C++, dan Java.  C# menggabungkan produktifitas dan kemudahan yang ada di Visual Basic dengan kemampuan dan fleksibilitas yang ada di C++, dan menambahkan hal-hal baru yang tidak ada di Java.  Perancang utamanya adalah Anders Hejlsberg dari Microsoft, yang dulunya membuat Turbo Pascal dan berperan dalam pengembangan bahasa Delphi dan IDE Borland Delphi.
Program-program C# yang dihasilkan tidaklah terikat dengan hardware maupun operating system tertentu.  Untuk menjalankan suatu program C#, di komputer (atau alat elektronik lain) yang bersangkutan harus tersedia CLR (Common Language Runtime).  Jalannya sebuah program C# akan dikelola sepenuhnya oleh CLR, oleh karena itu program C# dikatakan sebagai program yang managed.  Program-program klasik yang langsung berinteraksi dengan operating system maupun hardware tertentu disebut program unmanaged.
Dengan perantara CLR tersebut, program-program C# menjadi portable.  Misalnya, program C# yang dicompile menggunakan Microsoft .NET Framework dapat langsung dijalankan di Linux asalkan terinstall Mono atau implementasi CLR lainnya.  Mungkin anda sudah bisa menebak bahwa Microsoft .NET Framework dan Mono merupakan beberapa implementasi CLR yang ada.  Beberapa implementasi CLR lainnya contohnya adalah Microsoft .NET Compact Framework (untuk Pocket PC dan handphone), dotGNU Portable .NET (untuk Linux), dan Rotor (untuk FreeBSD).
Konsep ini sekilas terdengar mirip dengan Java dan JVMnya, namun ada beberapa hal yang membedakan CLR dengan Java.
CLR merupakan bagian dari standar internasional yang disebut CLI (Common Language Infratructure).  CLI memuat CLR, CIL (Common Intermediate Language, analog dengan Java bytecode), dan BCL (Base Class Library).  Sifat CLR yang merupakan open standard memungkinkan siapa saja membuat implementasinya.  Hal ini berbeda dengan platform Java yang merupakan platform pribadi milik Sun.
Tidak seperti platform Java yang terkait dengan bahasa Java, CLR tidak terkait dengan bahasa pemrograman apapun. Contoh-contoh bahasa yang bisa dipakai untuk membuat program managed adalah C#, Managed Extension for C++, Visual Basic .NET, Jscript .NET, J#, Pascal .NET, Delphi .NET, Phyton .NET, Eiffel#, COBOL .NET, dan Perl .NET.  Program yang dibuat dengan bahasa berbeda dapat dengan mudah berinteraksi

 Tahap Perkuliahan Ke-7

Mengacu pada video materi yang disediakan kami mencoba untuk mempraktekkan menulis program pertama kami menggunakan Visual Studio Express 2010. Pemrograman berbasis Windows Form Applications memudahkan saya dalam memvisualisasikan program yang kami rancang, tentu saja kami juga harus mengetahui istilah-istilah baru yang berkaitan, seperti : TextBox, Button, ComboBox, Radio Button dan lain-lain.



Video Dokumentasi
Pada kolom ini berisi cuplikan gambar (screenshots) dari Video Dokumentasi yang telah saya buat pada Tahap Perkuliahan ini.
TahapPerkuliahan Tahap Ke-2



Tahap Perkuliahan Tahap Ke-3



Tahap Perkuliahan Tahap Ke-4



Tahap Perkuliahan Ke-5 :


Tahap Perkuliahan Ke-6 :

Tahap Perkuliahan Ke-7 :


Kolom di bawah ini merupakan uraian yang menceritakan isi Video Dokumentasi yang telah saya buat.
Tahap perkuliahan ke-2 :
Langkah-langkah menjalankan Windows 7 dengan VirtualBox :
1.   Pembuatan video dokumentasi di atas dimulai dengan memilih menu “New” pada VirtualBox, kemudian   menginput pengisian nama untuk Sistem Operasi yang akan kita instal dan juga versi nya dalam hal ini Windows 7 32bit.
2.   Menentukan jumlah RAM / memori yang akan kita sharing dari memori utama dengan batasan yang diberikan.
3.    Memulai pembuatan VirtualBox disk image dengan tipe dinamis.
4.   Mengkonfigurasi lebih lanjut menu System, Display, Storage, Audio, Network, USB dan Shared Folder.
5.    Memulai proses instal dengan memilih menu “Start”, maka proses selanjutnya sama seperti jika kitamenginstal Windows 7 seperti biasa.
6.     Jika proses instal Windows 7 berhasil maka akan tampil dua desktop di komputer kita, satu desktop milik sistem operasi yang sudah ada (fullscreen) dan satu desktop milik VirtualBox yang baru saja di instal (window) dalam hal ini Windows
7. Selanjutnya Windows 7 virtual dapat kita operasikan seperti layaknya Windows 7 aktual, bahkan dengan konfigurasi yang lebih jauh kita dapat menghubungkan keduanya melalui Lan Card yang sudah terpasang di keduanya.

Tahap Perkuliahan Ke-3 :
Cara mengatur Proxy di browser IE:
1. Cari dulu IP Address / Alamat IP proxy server yang ingin anda pakai untuk melakukan surfing di dunia internet.
2. Jika sudah dapatkan alamat IP favorit anda, silahkan buka browser anda.
* Buka browser Internet Explorer anda
* pilih Tools, lalu Internet Options, kemudian Connections, Settings, centang di bawah tulisan Proxy Server
Use a proxy yang bertuliskan server for this connection…., click Advanced.
* Isi di protocol mana yang akan menggunakan Proxy, misalnya di HTTP : 200.65.127.163 , port 80.

Cara mengatur IP Statis & Dinamik pada Network Adapter Windows 7
-       Cara mengatur IP Address menggunakan windows 7
Ø  Untuk mengubah alamat IP komputer di Windows 7, ketik network and sharing center ke dalam kotak pencarian di Start Menu dan pilih Network and sharing center ketika muncul.
Ø  Kemudian klik pada change adapter settings.
Ø  Klik kana pada adaptor local area connections dan pilih properties.
Ø  Dlam local area connections pilih Internet Protocol Sorot versi 4 (TCP/Ipv4) lalu klik tombol properties.
Ø  Sekarang pilih use following ip address dan masukkan IP yang benar, Subnet mask, dan gateway default yang sesuai dengan setup jaringan Anda. Lalu masukkan alamat utama dan Alternatif dns server anda. alamat dns bisa anda tanyakan ke ISP anda misal ke telkom speedy.
chek pada Validate setting upon exit kemudian klik OK
Ø  Pilih tombol close.
Ø  Windows 7 akan menjalankan diagnosa jaringan dan memverifikasi koneksi.
Ø  Untuk cek IP Address kita dapat membuka command prompt dan ketik ipconfig untuk melihat pengaturan adaptor jaringan telah berhasil diubah.

Cara mengatur Network Adapter VirtualBox
v Setting VirtualBox: No Host-Only Network Adapter Selected
·        klik menu File->Preferences di jendela utama Virtualbox atau tekan kombinasi Ctrl+G di kibor.
·        Di jendela Virtualbox-Settings masuk ke bagian Network, lalu klik ikon bergambar ethernet card dengan tanda tambah berwarna hijau untuk menambahkan virtual ethernet baru. Sekarang sebuah virtual ethernet baru dengan nama vboxnet0 sudah ditambahkan.
·        Ada dua konfigurasi yang dapat diatur untuk vboxnet0, yang pertama alamat IP. Nantinya IP yang diberikan ke virtual machine juga harus dalam satu subnet yang sama.
·        Di konfigurasi kedua ada opsi untuk mengaktifkan DHCP Server. Jika opsi ini diaktifkan maka nantinya di guest virtual machine yang terinstal di Virtualbox tidak harus diberikan alamat IP secara manual.
·        Setelah semua pengaturan selesai barulah mode jaringan host-only networking dapat diterapkan pada guest virtual machine.

Tahap Perkuliahan Ke-4 :
Pada video ini saya menunjukan cara menjalankan 10 perintah dasar Linux yang disertai fungsinya  melalui Linux Slitaz yang dijalankan pada VirtualBox
netstat              = Menampilkan Informasi Jaringan
cal                    = Tampilkan kalender
ping                 = Test sambungan jaringan
cp                     = Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
clear                =  Hapus layar terminal
mkdir               = Membuat folder baru
free                 = Tampilkan penggunaan memori
install              = Menyalin file dan mengatur atribut
ps                    = Status proses
exit                  = Keluar dari shell

Tahap Perkuliahan Ke-5 :
Cara mengatur proxy pada salah satu browser yang ada di dalam debían,Saya menggunakan Iceweasel yaitu salah satu turunan dari browser mozilla firefox :
ü  Klik applications - internet – Iceweasel Web Browser
ü  Klik edit – preferences – advanced – network – setting – manual proxy configuration
Cara mengatur IP Statik dan Dinamik pada Linux Debian
ü  Jalankan jendela terminal – ketik vi /etc/network/interfaces
ü  Sebelumnya kita cek ifconfig
ü  Kemudian atur jika dinamik maka dhcp jika statik maka kita harus mengisi address,netmask,broadcast,getaway dan sebagainya.
Tahap Perkuliahan Ke-6 :

Berikut adalah contoh program menggunakan bahasa C# (Console Applications) :
using System;
    class Program
    {
        static void Main()
        {
            Console.WriteLine("Masukkan nama depan : "); à mis : Raisa
            string namadepan = Console.ReadLine();
            Console.WriteLine("Masukkan nama belakang : "); à mis :Febyanita
            string namabelakang = Console.ReadLine();
            Console.WriteLine("Nama anda adalah : {0} {1}",namadepan ,namabelakang);
            Console.ReadLine();
        }
    }
Jika program tersebut decompile (F5) dan dijalankan, maka akan keluar tulisan berikut di layar:
Nama anda adalah : Raisa Febyanita
Penjelasan :
using System;
Statement tersebut memungkinkan kita untuk menggunakan semua class yang berada di dalam namespace System secara langsung.  Karenanya, pemanggilan terhadap method WriteLine() cukup diawali dengan nama classnya yaitu Console.   
class Program
Class merupakan salah satu unit enkapsulasi di C#.  Maksudnya, class digunakan untuk mengelompokkan data-data dan method-method yang saling berhubungan.  Tubuh class dibatasi dengan { dan }.
static void Main()
Baris di atas mendeklarasikan suatu method yang bernama Main() (di beberapa bahasa pemrograman lain, method disebut fungsi atau subroutine). Setiap program C# harus memiliki method ini. Method Main() adalah pintu masuk program anda, yang berarti bahwa method ini akan dipanggil saat program dijalankan.  Isi atau tubuh method harus diawali dengan { (kurung kurawal buka) dan diakhiri dengan } (kurung kurawal tutup).
C# merupakan bahasa yang "case sensitive", jadi method yang bernama Main() (m huruf besar) berbeda dengan method yang bernama main() (m huruf kecil).  Kita bisa melihat bahwa C# meninggalkan adat istiadat keluarga C yang menggunakan method main() (m huruf kecil) sebagai pintu masuk program.  Hal ini dilakukan agar C# konsisten dengan salah satu panduan penamaan modern yaitu mengawali nama method dengan huruf besar. Untuk sementara, static dan void tidak akan dibahas.
Kita bisa lihat bahwa method Main() berada di dalam class yang bernama Program, dengan deklarasi sebagai berikut:
Di dalam C#, method harus berada di dalam unit enkapsulasi, contohnya class.  Dalam contoh di atas, method Main() berada di dalam class Program.  Ini adalah aturan baru bagi programmer C dan C++, tetapi bukanlah hal yang asing bagi programmer Java.  Kita bebas menentukan nama class yang memuat method Main().
Aktivitas utama program terletak di baris berikut:
System.Console.WriteLine;
Saat program dijalankan, baris tersebut menyebabkan keluarnya tulisan “Nama anda adalah : Andry Luli” yang diikuti baris baru.  Hal tersebut dilaksanakan oleh method WriteLine().  Method WriteLine() tersebut berada di dalam class yang bernama Console (sebagaimana method Main() berada dalam suatu class). Class Console sendiri dikelompokkan ke dalam namespace yang bernama System. Namespace digunakan untuk mengelompokkan class-class dan beberapa elemen bahasa lainnya.  Jadi kita memanggil method WriteLine() dengan menuliskan mulai dari nama namespacenya, class yang memuatnya, sampai ke method itu sendiri.
Console.WriteLine("Masukkan nama depan : ") adalah perintah (OUTPUT) yang menampilkan tulisan “Masukkan nama depan : “ ke layar, variabel (namadepan) yang bertipe string akan menampung (INPUT) dari keyboard yang di ketik :
string namadepan = Console.ReadLine();
Console.WriteLine("Nama anda adalah : {0} {1}",namadepan ,namabelakang); adalah perintah untuk menampilkan isi dari variabel namadepan dan namabelakang ke layar secara berurutan.

Tahap Perkuliahan Ke-7 :

Langkah-langkah pembuatan program berbasis Windows Form Applications menggunakan Microsoft Visual C# 2010 Express : 
  1. Jalankan Microsoft Visual C# 2010 Express dari Start menu Windows.
  2. Buat project baru dengan pilihan Windows Forms Application kemudian klik OK.
  3. Kemudian muncul window Form1 yang akan dijadikan tempat (container) bagi control-kontrol yang ada di jendela Toolbox.
  4. Kita akan membuat program dimana pada pada sebuah jendela program ada sebuah tombol Button yang apabila kita klik akan keluar kotak pesan bertuliskan “Belajar C# Sangat menyenangkan”.
  5. Pada jendela Toolbox kita pilih Button lalu kita arahkan kursor mouse di atas Form1 lalu kita klik maka akan terbentuk tombol button1 di atas lembar Form1.
  6. Kita atur posisi tombol button1 supaya berada di tengah-tengah Form1 dengan mengklik menu Center Horizontally dan Center Vertically.
  7. Jika kita mau mengganti label button1, maka kita atur di jendela Properties di bagian "Text".
  8. Klik dua kali button1 untuk memasukkan kode program kita, kemudian pada kursor aktif kita mulai memasukkan kode program :
          private void button1_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            MessageBox.Show("Belajar C# Sanagt Menyenangkan");
        }


Kolom di bawah ini berisi link yang menampilan Video Dokumentasi yang telah saya upload di Youtube.
Tahap Perkuliahan Ke-2 :   http://youtu.be/zPECq_P935A

Tahap perkuliahan Ke-3 : http://youtu.be/L_GvQalUUxg

Tahap perkuliahan Ke-4 : http://youtu.be/6lZO2fcTN8o

Tahap Perkuliahan Ke-5 :  http://youtu.be/Ayyhjo4jVS0

Tahap Perkuliahan Ke-6 : http://youtu.be/xO7ooF8n3Y8

Tahap Perkuliahan Ke-7 : http://youtu.be/XmdQQTB3mOY